DR.
Erastus Sabdono
DOA
BAPA KAMI
(DATANGLAH
KERAJAAN-MU)
Matius 6:10 “datanglah Kerajaan-Mu, jadilah
kehendak-Mu di bumi seperti di sorga”.
DAMAI SEJAHTERA.
Roma 14:17 “Sebab Kerajaan Allah bukanlah
soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita
oleh Roh Kudus”.
Prinsip berikut
dari Kerajaan Allah adalah Damai
Sejahtera. Damai sejahtera dalam bahasa asli disebut (eirene – Yun) TUHAN Yesus pernah bersabda kepada murid-muridNya di
dalam Injil Yohanes 14:27 “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku
Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh
dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.". Damai sejahtera yang diberikan TUHAN adalah damai
sejahtera yang melampaui segala akal (Bandingkan Filipi 4:7 “Damai
sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu
dalam Kristus Yesus”). Yang tidak
dilampaui segala akal tidak dapat dijelaskan, tetapi harus dialami.
Damai TUHAN itu luar biasa; makanya kita tidak boleh
damai karena kita mempunyai ini dan itu. Dengan merasa damai oleh harta
duniawi, berarti kita memberhalakan sesuatu, sebab orang yang mrncintai dunia
berarti menyembah iblis.
Harap dibedakan antara keinginan dan kebutuhan. Punya
keinginan tidak salah, tetapi apabila kita berkata “Datanglah KerajaanMu” berarti keinginan kita harus disalibkan lalu
kehendak Allah harus disalin kedalam hidup kita. Apabila kita tidak bisa
membedakan antara keinginan dan kebutuhan, maka hidup kita bisa rusak. Sering kita
gagal disini, sebab kita belum sempurna dan masih harus belajar. Ingat, iblis
memberi apa yang manusia ingini, tetapi TUHAN memberi yang terbaik. Kita mau
pilih yang mana?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar