Senin, 22 Februari 2016

DOA BAPA KAMI (DATANGLAH KERAJAAN-MU) Part II

DR. Erastus Sabdono
DOA BAPA KAMI
(DATANGLAH KERAJAAN-MU)
Matius 6:10  datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
DAMAI SEJAHTERA.
Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Prinsip berikut dari Kerajaan Allah adalah Damai Sejahtera. Damai sejahtera dalam bahasa asli disebut (eirene – Yun) TUHAN Yesus pernah bersabda kepada murid-muridNya di dalam Injil Yohanes 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.". Damai sejahtera yang diberikan TUHAN adalah damai sejahtera yang melampaui segala akal (Bandingkan Filipi 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus). Yang tidak dilampaui segala akal tidak dapat dijelaskan, tetapi harus dialami.
Damai TUHAN itu luar biasa; makanya kita tidak boleh damai karena kita mempunyai ini dan itu. Dengan merasa damai oleh harta duniawi, berarti kita memberhalakan sesuatu, sebab orang yang mrncintai dunia berarti menyembah iblis.

Harap dibedakan antara keinginan dan kebutuhan. Punya keinginan tidak salah, tetapi apabila kita berkata “Datanglah KerajaanMu” berarti keinginan kita harus disalibkan lalu kehendak Allah harus disalin kedalam hidup kita. Apabila kita tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan, maka hidup kita bisa rusak. Sering kita gagal disini, sebab kita belum sempurna dan masih harus belajar. Ingat, iblis memberi apa yang manusia ingini, tetapi TUHAN memberi yang terbaik. Kita mau pilih yang mana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar