Selasa, 29 Maret 2016

YESUS MENAMPAKAN DIRINYA

http://pdkristusalfaomega.blogspot.co.id/
YESUS MENAMPAKAN DIRINYA
Mark. 16:9-20

Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya. Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Pada bagian ini ketika Tuhan Yesus menampakan diri mula-mula kepada Maria Magdalena, lalu kemudia Maria pergi dan menceritakan kepada murid-murid yang lain, mereka tidak percaya. Mungkin karena mereka masih berkabung, sebab seorang guru besar yang begitu berpengaruh dalam kehidupan mereka harus mati ditangan orang-orang berdosa. Atau mungkin mereka masih dalam keadaan kelemahan iman sebab mereka harus melihat bagaimana guru mereka harus menderita dianiaya oleh para tentara Romawi, dan bahkan mati tergantung dikayu salib. Sehingga mereka merasa bahwa itu merupakan hal yang tidak masuk akal kalau orang yang baru mati didepan mata mereka, menampakan diri sebagai orang yang hidup.
Hal yang sama terjadi ketika Yesus menampakan diri lagi pada dua orang pada jalan menuju Emaus, mereka tetap tidak percaya. Bahkan dibagian lain menceritakan bagaimana salah seorang murid, yakni Tomas mengatakan bahwa sebelum ia tidak akan percaya sebelum ia mencucukan jarinya pada lambung Yesus yang tertikam, hanya saja pada bagian ini tidak menceritakan kisah tersebut.
Ketika mereka masih berdebat dalam ketidakpercayaan mereka, Yesus datang dan menampakan diri kepada mereka, dan mencela ketidakpercayaan mereka. Ada banyak orang percaya yang meninggalkan iman mereka hanya karena belum melihat suatu tanda atau mukjizat yang mereka nantikan. Orang-orang seperti ini sebenarnya belum begitu mengalami Tuhan dalam kehidupan mereka.
Bagian berikutnya, setelah Yesus menampakan diriNya kepada mereka semua, Ia memerintahkan kepada mereka untuk memberitakan injil kepada segala makluk. Perintah ini sebenarya bukan hanya bagi murid-murid pada saat itu saja! Perintah ini juga ditujukan pada kita semua orang percaya sebab firmaNya berkata “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: ...” (Ayat 17).
Mungkin ketika hendak melakukan penginjilan kita merasa malu, takut, dan sebagainya. Tetapi bagian firman dalam ayat 17-18 (Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh), menguatkan kita semua. Tugas kita hanya melakukan apa yang Tuhan perintahkan, untuk selanjutanya adalah tugas Tuhan.

Tetap percaya dan andalkan TUHAN selalu!!!! TUHAN Yesus memberkati kita semua. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar