Senin, 07 Mei 2018

“RAHASIA MEMPEROLEH JANJI TUHAN"


Yosua 14:6-15

Dalam kehidupan kekristenan, banyak orang gagal dalam memahami janji Tuhan! Inilah alasan dari sekian banyak orang yang meninggalkan Tuhan, karena menganggap bahwa Tuhan tidak sanggup menepati janji Tuhan. Masalah sebenarnya yang mereka miliki adalah kurangnya persekutuan yang sungguh-sungguh dengan Tuhan.
Tuhan bukanlah hamba yang seenaknya saja diperintah untuk memenuhi kebutuhan kita manusia! Dia adalah Allah yang selalu bekerja dengan rancangan-Nya, dan rancangan-Nya itu jauh melampaui segala rancangan manusia.
Pada bagian ini kita akan belajar dari Kaleb untuk mengetahui rahasia apa saja yang dimilikinya untuk memperoleh janji Tuhan baginya untuk memberikan Hebron sebagai milik pusakanya.

1.          Memiliki Integritas yang Tinggi (Ay.7)
Pada saat Musa mengutus 12 orang dari antara bangsa Israel untuk pergi dan mengintai tanah yang akan diberikan Tuhan kepada bangsa Israel, sepuluh diantaranya pulang dengan membawa kabar yang menggentarkan hati bangsa itu, namun berbeda dengan Kaleb dan Yosua (2 dari keduabelas pengintai). Ayat 7 dalam pembacaan ini menuliskan bahwa Kaleb pada saat itu berkata dengan sejujur-jujurnya! Ini merupakan rahasia pertama untuk memperoleh janji Tuhan!

2.          Mengikuti  Tuhan Sepenuh Hati (Ay.10)
Pada saat ayat 10 ini ditulis, usia daripada Kaleb telah 85 tahun. Pada masa mereka tidak semua orang yang keluar dari Mesir dapat berahan hidup sampai pada tanah Peranjian kecuali Kaleb dan Yosua! Kaleb menyadari bahwa itu semua karena pemeliharaan Tuhan yang sempurna atas kehidupannya.
Selalu ada alasan bagi Tuhan untuk memelihara orang-orang yang dikasihi-Nya! Dan alasan mengapa Kaleb dipelihara oleh Tuhan sehingga Ia luput dari kematian orang-orang sebangsanya dipadang gurun, ialah karena mengikuti Tuhan dengan segenap hatinya! Saat kita merindukan janji Tuhan terealisasi dalam kehidupan kita, hendaklah kitapun sepenuh hati dalam mengiring Tuhan.

3.          Selalu Sabar & Setia (Ay.10)
Dalam ayat 10 juga menuliskan bahwa Kaleb telah menunggu hingga 45 tahun lamanya untuk janji Tuhan tergenapi dalam hidupnya. 45 tahun bukanlah waktu yang singkat, namun Kaleb tetap sabar dan setia!
Terkadang janji Tuhan, Dia berikan segera, namun tidak menutup kemungkinan untuk Tuhan menunggu waktu yang tepat untuk janji-Nya. Waktu Tuhan bukanlah waktu kita! Ia tahu kapan saat yang tepat untuk menolong kita. Intinya adalah bagaimana kita mau tetap bersabar dan setia dalam menanti.
Yang terpenting dari janji-janji Tuhan buat kita adalah bukan mengenai apa yang menjadi bagian milik kita saat didunia ini. Hal-hal itu memang cukup penting, namun yang paling penting adalah mengenai apa yang akan menjadi milik kepunyaan kita dalam Kerajaan-Nya yang mulia! Amin.

= Obadja Boys =

Tidak ada komentar:

Posting Komentar