Yosua 14:6-15
Dalam
kehidupan kekristenan, banyak orang gagal dalam memahami janji Tuhan! Inilah
alasan dari sekian banyak orang yang meninggalkan Tuhan, karena menganggap
bahwa Tuhan tidak sanggup menepati janji Tuhan. Masalah sebenarnya yang mereka
miliki adalah kurangnya persekutuan yang sungguh-sungguh dengan Tuhan.
Tuhan
bukanlah hamba yang seenaknya saja diperintah untuk memenuhi kebutuhan kita
manusia! Dia adalah Allah yang selalu bekerja dengan rancangan-Nya, dan
rancangan-Nya itu jauh melampaui segala rancangan manusia.
Pada bagian
ini kita akan belajar dari Kaleb untuk mengetahui rahasia apa saja yang
dimilikinya untuk memperoleh janji Tuhan baginya untuk memberikan Hebron
sebagai milik pusakanya.
1.
Memiliki Integritas yang Tinggi (Ay.7)
Pada saat
Musa mengutus 12 orang dari antara bangsa Israel untuk pergi dan mengintai
tanah yang akan diberikan Tuhan kepada bangsa Israel, sepuluh diantaranya
pulang dengan membawa kabar yang menggentarkan hati bangsa itu, namun berbeda
dengan Kaleb dan Yosua (2 dari keduabelas pengintai). Ayat 7 dalam pembacaan
ini menuliskan bahwa Kaleb pada saat itu berkata dengan sejujur-jujurnya! Ini
merupakan rahasia pertama untuk memperoleh janji Tuhan!
2.
Mengikuti Tuhan
Sepenuh Hati (Ay.10)
Pada saat
ayat 10 ini ditulis, usia daripada Kaleb telah 85 tahun. Pada masa mereka tidak
semua orang yang keluar dari Mesir dapat berahan hidup sampai pada tanah
Peranjian kecuali Kaleb dan Yosua! Kaleb menyadari bahwa itu semua karena
pemeliharaan Tuhan yang sempurna atas kehidupannya.
Selalu ada
alasan bagi Tuhan untuk memelihara orang-orang yang dikasihi-Nya! Dan alasan
mengapa Kaleb dipelihara oleh Tuhan sehingga Ia luput dari kematian orang-orang
sebangsanya dipadang gurun, ialah karena mengikuti Tuhan dengan segenap
hatinya! Saat kita merindukan janji Tuhan terealisasi dalam kehidupan kita,
hendaklah kitapun sepenuh hati dalam mengiring Tuhan.
3.
Selalu Sabar & Setia (Ay.10)
Dalam ayat 10 juga menuliskan bahwa Kaleb telah menunggu hingga 45 tahun
lamanya untuk janji Tuhan tergenapi dalam hidupnya. 45 tahun bukanlah waktu
yang singkat, namun Kaleb tetap sabar dan setia!
Terkadang janji Tuhan, Dia berikan segera, namun tidak menutup kemungkinan
untuk Tuhan menunggu waktu yang tepat untuk janji-Nya. Waktu Tuhan bukanlah
waktu kita! Ia tahu kapan saat yang tepat untuk menolong kita. Intinya adalah
bagaimana kita mau tetap bersabar dan setia dalam menanti.
Yang terpenting dari janji-janji Tuhan buat kita adalah bukan mengenai apa
yang menjadi bagian milik kita saat didunia ini. Hal-hal itu memang cukup
penting, namun yang paling penting adalah mengenai apa yang akan menjadi milik
kepunyaan kita dalam Kerajaan-Nya yang mulia! Amin.
