Kamis, 28 Juni 2018

RAHASIA MEMPEROLEH KEMENANGAN


I Taw. 14:8-17

Setiap orang pasti pernah mengalami peperangan dalam hidupnya! Peperangan tidak selalu identik dengan saling membunuh secara fisik, tetapi juga berbicara tentang perjuangan dalam menghadapi persoalan dalam perjalanan kehidupan!
Kisah Daud melawan Filistin dalam pembacaan diatas memberikan beberpa pelajaran bagi kita untuk memperoleh kemenangan saat berada dalam “peperangan”.
I.      Tidak Menyerah Dengan Keadaan (Ayat 8)
Saat Daud mendengar bahwa orang Filistin ingin berperang melawannya, yang Daud lalukan bukanlah melarikan diri, melainkan ikut maju untuk menghadapi mereka. Daud sadar bahwa dengan melarikan diri atau menghindar dari masalah bukanlah jalan keluar dari masalah itu tetapi hanya akan menambah masalah yang lebih berat lagi. Dalam kehidupan juga harus demikian! Masalah itu ada bukan untuk dihindari, namun harus dihadapi dengan keberanian atau pantang menyerah!

II.    Tidak Gegabah Mengambil Keputusan/ Selalu Bertanya Pada TUHAN (Ay.10)
Saat Daud maju untuk menghadapi tentara Filistin, ia tidak bertindak gegabah! Hal yang dilakukan Daud ialah bertanya kepada Tuhan! Kesadaran Daud bahwa tanpa Tuhan, kemenangan tidak akan ia peroleh. Kesadaran yang sama juga harusnya ada didalam kehidupan kita! Sadar bahwa tanta Tuhan kita takkan pernah mampu menghadapi persoalan hidup kita.

III.  Jangan Pernah Bersandar Pada Pengalaman! (Ay.14)
Pengalaman merupakan guru yang baik untuk memperoleh keberhasilan! Bagi Daud untuk memperoleh keberhasilan adalah bukan tertelak pada pengalamannya berperang waktu mengusir orang Filistin pada tahap awal, namun pada saat ia mendapat arahan Tuhan! Karena itu Daud tidak maju dengan cara yang sama! Yang dilakukannya ialah kembali meminta petunjuk Tuhan. Dan kenyataannya cara Tuhan berbeda dengan cara sebelunya. Dalam menghadapi persoalan seringkali kita memakai pengalaman kita yang lama, tanpa lebih dulu meminta arahan Tuhan, akhirnya gagal, lalu mulai menyalahkan Tuhan. Padahal Tuhan punya cara lain bagi kita untuk membebasan kita, namun kitanya yang malas datang meminta kepada Tuhan. Hari ini kita belajar untuk selalu mengandalkan Tuhan! Diluar Tuhan kita kosong! Amin.
                                                             = Mulyadi Bengkari =